Tugas IPS Kelompok 2 (9A)

Home

Wednesday, January 15, 2025

Hal Menarik


GANEFO adalah singkatan dari Games of the New Emerging Forces, yang merupakan sebuah peristiwa penting dalam sejarah olahraga Indonesia yang terjadi pada tahun 1963. 

GANEFO pertama kali diselenggarakan di Jakarta, Indonesia, pada 10 hingga 22 November 1963. Acara ini diikuti oleh 51 negara dari berbagai benua seperti Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika Latin. Tujuan utama dari GANEFO adalah untuk membawa bersama atlet-atlet dari negara-negara yang baru merdeka atau negara-negara berkembang dalam sebuah ajang olahraga internasional yang sejajar dengan Olimpiade. GANEFO memiliki beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan, termasuk atletik, sepak bola, renang, bola voli, dan cabang olahraga lainnya.

GANEFO menjadi tonggak bersejarah dalam sejarah olahraga Indonesia dan solidaritas internasional. Ajang ini memperlihatkan peran penting olahraga dalam mempersatukan bangsa-bangsa yang sedang berjuang untuk kemerdekaan dan kedaulatan, serta menjadi bukti semangat perlawanan terhadap hegemoni Barat pada masa itu.

Dampak Pembangunan

Infrastruktur: Sebelum pembangunan, transportasi lambat dan sulit, kini lebih lancar dan mendukung ekonomi. 
Bukti: Pembangunan jalan raya dan transportasi umum mempercepat distribusi barang.

Komunikasi: Sebelum pembangunan, komunikasi terbatas, sekarang lebih cepat dan mudah.
Bukti: Peningkatan jaringan internet dan telekomunikasi.

Pendidikan: Sebelum, akses dan kualitas pendidikan terbatas, kini lebih luas dan meningkat. 
Bukti: Pembangunan sekolah dan universitas baru.

Kesehatan: Sebelum, fasilitas medis terbatas, kini lebih mudah diakses dan berkualitas. 
Bukti: Pembangunan rumah sakit dan pusat kesehatan.

Kesejahteraan: Sebelum, banyak yang hidup dalam kemiskinan, kini kualitas hidup meningkat. 
Bukti: Program perumahan layak dan bantuan sosial.

Teknologi: Sebelum, teknologi terbatas, kini inovasi mendorong ekonomi. 
Bukti: Perkembangan industri digital dan efisiensi energi.


Sumber Gambar: https://mmc.tirto.id/image/2018/09/24/pertumbuhan-ekonomi--periksadata--quita_1.jpg 

Proses Pembangunan

Tonggak awal pembangunan Orde Lama dimulai dengan pembentukan Badan Perancang Ekonomi pada 19 Januari 1947 atas inisiatif Menteri Kemakmuran, Dr. A.K. Gani. Badan ini bertugas menyusun rencana pembangunan ekonomi untuk jangka waktu 2-3 tahun selama 10 tahun ke depan. Kerja Badan Perancang Ekonomi kemudian diperkuat dengan pemebentukan Panitia Pemikir Siasat Ekonomi pada 12 April 1947 yang diketuai oleh Mohammad Hatta. Panitia ini bertugas untuk mengumpulkan data dan mempelajari strategi pembangunan yang bisa menjadi saran bagi pemerintah dalam merencanakan pembangunan ekonomi di tengah upaya mempertahankan kemerdekaan.

Panitia Pemikir Siasat Ekonomi kemudian menghasilkan dokumen perencanaan pertama dalam sejarah pembangunan di Indonesia yang bernama "Dasar-dasar Pokok daripada Plan Mengatur Ekonomi Indonesia." Dalam perkembangannya, Panitia Pemikir Siasat Ekonomi tidak bisa bertugas optimal karena situasi politik yang tidak menentu. Meski demikian, pembangunan ekonomi negara dapat dilanjutkan oleh tiga kelembagaan, yaitu:

1. Kepanitiaan pada Kementerian Perdagangan dan Industri 

2. Dewan Perancang Negara dan Biro Perancang Negara 

3. Dewan Perancang Nasional (Depernas).

Selama proses pembangunan pada masa ini, pemerintah telah melaksanakan berbagai program dan kebijakan ekonomi, mulai dari perdagangan internasional, pengembangan pengusaha dalam negeri, hingga berbagai kebijakan fiskal atau keuangan negara.

Dalam bidang infrastruktur, pemerintahan Orde Lama telah membangun berbagai sarana dan prasarana untuk menunjang kehidupan masyarakat. Di bidang transportasi, pemerintah membangun dan merenovasi jalan jembatan, terminal, stasiun, serta bandara. 


Sumber Gambar : Jembatan Amperah


___________________________________________________________________________

Di bidang komunikasi, pemerintah membangun dan meluaskan jaringan telekomunikasi radio dan pos.


Sumber Gambar : Kantor Pos Besar Pasar Baru






______________________________________________________________________

Pemerintah juga membangun gedung-gedung perkantoran untuk menunjang bidang perekenominan; sekolah dan universitas untuk bidang pendidikan; dan Puskemas serta Rumah Sakit untuk bidang kesehatan. 


Sumber Gambar : RSPAD





___________________________________________________________________________

Di samping itu, pembangunan di berbagai bidang lainnya juga berlangsung dari mulai pembangunan perumahan di bidang kesejahteraan hingga pembangunan Badan Tenaga Nuklir di bidang teknologi.


Sumber Gambar :  masa orde lama